PENGERTIAN ROUTING STATIC
Routing static yaitu routing yang konfigurasinya harus dilakukan secara manual, administrator jaringan harus memasukkan atau menghapus rute statis jika terjadi perubahan topologi. Pada jaringan skala besar, jika tetap menggunakan routing statis,maka akan sangat membuang waktu administrator jaringan untuk melakukan update table routing.Karena itu routing statis hanya mungkin dilakukan untuk jaringan skala kecil. Sedangkan routing dinamis biasa diterapkan di jaringan skala besar dan membutuhkan kemampuan lebih dari administrator.
inilah konfigurasi routing static di Cisco Packet Tracer..
KONFIGURASI ROUTING STATIC
1. Terlebih dahulu pastikan aplikasi cisco
packet tracer sudah terinstall lalu masuk ke dalam cisco packet tracer seperti
gambar di bawah.
2. Buatlah topologi seperti dibawah ini dengan jumlah router tiga , switch tiga ,dan beberapa pc sesuai keinginan masing-masing,
3.Sambungkan beberapa komponen dengan kabel sesuai kriteria dibawah ini..
Kali ini kita beri nama sesuai keinginan anda..contoh kita beri nama Router 0 adalah “januari“,Router 1 adalah “februari“,dan Router 2 adalah “maret“ atau tidak diberi namapun tak masalah.
kita bisa memberi nama router tersebut melalui config>global setting>display name
selain itu kita juga bisa mengganti nama hostname (config>global setting>hostname) sesuai yang kita inginkan,disini kita beri nama sama dengan nama router diatas.
januari (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.2.2
januari (config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.2.2
februari:
februari (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.2.1
februari(config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.4.2
maret:
maret (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.4.1
maret (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.4.1
6. Setelah menyeting router langkah selanjutnya yaitu memberi ip pada masing-masing pc/komputer.dengan langkah sebagai berikut,,
8. Untuk memastikan setiap pc dapat tersambung lakukan ping pada salah satu pc seperti gambar dibawah ini..
jika setelah di ping terdapat tulisan Reply TTL seperti diatas maka konfigurasi routing static anda berhasil..
2. Buatlah topologi seperti dibawah ini dengan jumlah router tiga , switch tiga ,dan beberapa pc sesuai keinginan masing-masing,
3.Sambungkan beberapa komponen dengan kabel sesuai kriteria dibawah ini..
- Router ke router : Serial
- Router ke switch : FastEthernet (boleh pake Ethernet tapi lebih cepat FastEthernet)
- Switch ke PC : FastEthernet
- Konektor yang warna merah menggunakan Serial DTE
- (recommended) Sebaiknya menggunakan Routers yang Generic (Router-PT) agar kita tidak perlu menambahkan modul pada komponen router.
- (recommended) Untuk Switches gunakan Generic (Switch-PT)
- Konfigurasi ini menggunakan CLI (command-line interface)
Kali ini kita beri nama sesuai keinginan anda..contoh kita beri nama Router 0 adalah “januari“,Router 1 adalah “februari“,dan Router 2 adalah “maret“ atau tidak diberi namapun tak masalah.
kita bisa memberi nama router tersebut melalui config>global setting>display name
selain itu kita juga bisa mengganti nama hostname (config>global setting>hostname) sesuai yang kita inginkan,disini kita beri nama sama dengan nama router diatas.
a. januari (setting 1 serial, 1 FastEthernet)
januari >en // enable
januari #conf t //configure terminal
januari (config)#int fa0/0 //setting interface dari router ke switch
januari (config-if)#ip add 172.16.1.1 255.255.255.0 //setting IP dan subnet mask
januari (config-if)#no shut //mengaktifkan setting diatasnya
januari (config-if)#ex //exit
januari (config)#
januari (config)#int s2/0 //setting interface serial di Sterling
januari (config-if)#ip add 172.16.2.1255.255.255.0
januari (config-if)#no shut
januari (config-if)#ex
b. februari (setting 2 serial, 1 FastEthernet)
februari >en
februari #conf t
februari (config)#int fa0/0
februari (config-if)#ip add 172.16.3.1 255.255.255.0
februari (config-if)#no shut
februari (config-if)#ex
februari (config)#
februari (config)#int s2/0
februari (config-if)#ip add 172.16.2.2 255.255.255.0
februari (config-if)#no shut
februari (config-if)#ex
februari (config)#
februari (config)#int s3/0
februari (config-if)#ip add 172.16.4.1255.255.255.0
februari (config-if)#no shut
februari (config-if)#e
c. maret (setting 1 serial, 1 FastEthernet)
maret >en
maret #conf t
maret (config)#int fa0/0
maret (config-if)#ip add 172.16.5.1255.255.255.0
maret (config-if)#no shut
maret (config-if)#ex
maret (config)#
maret (config)#int s2/0
maret (config-if)#ip add 172.16.4.2255.255.255.0
maret (config-if)#no shut
maret (config-if)#ex
5. SETTING ROUTING
januari:januari (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.2.2
januari (config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.2.2
februari:
februari (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.2.1
februari(config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.4.2
maret:
maret (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.4.1
maret (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.4.1
6. Setelah menyeting router langkah selanjutnya yaitu memberi ip pada masing-masing pc/komputer.dengan langkah sebagai berikut,,
- Klik image PC
- Klik Tab Desktop
- Pilih IP Configuration
- Ulangi hingga PC5
8. Untuk memastikan setiap pc dapat tersambung lakukan ping pada salah satu pc seperti gambar dibawah ini..
jika setelah di ping terdapat tulisan Reply TTL seperti diatas maka konfigurasi routing static anda berhasil..
Begitulah konfigurasi routing static di cisco packet tracer
semoga bermanfaat terima kasih...




Tq
BalasHapus